PROSES PENYIJILAN CREW KAPAL (SIGN ON / OFF) DI PT. BARUNA PASIFIK RAYA CABANG BANJARMASIN
Keywords:
penyijilan, crew, kapalAbstract
Proses penyijilan crew kapal, baik sign on maupun sign off, merupakan bagian penting dalam manajemen operasional di perusahaan pelayaran. PT. Baruna Pasifik Raya, sebagai salah satu pemain utama di industri pelayaran Indonesia, memerlukan proses yang efektif untuk memastikan kelancaran operasi kapal serta kepuasan dan keselamatan crew. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi prosedur yang ada, mengidentifikasi masalah, dan memberikan rekomendasi perbaikan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, termasuk: Wawancara, Observasi dan Analisis Dokumen Berdasarkan hasil Proses sign on dan sign off di PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin memainkan peran penting dalam operasional kapal. Meskipun proses ini efektif secara umum, terdapat berbagai tantangan yang mempengaruhi efisiensi. Penerapan rekomendasi yang diberikan dapat membantu memperbaiki proses, mengurangi keterlambatan, dan meningkatkan kepuasan serta keselamatan crew.
Pembahasan yang telah dijelaskan diatas, dapat disimpulkan Proses Penyijilan crew sebuah kapal yang akan ditangani oIeh perusahaan PT. Baruna Pasifik Raya Cabang Banjarmasin Kalimantan Selatan terlebih dahulu menerima mutasi crew naik melalui email dari perusahaan pelayaran yang akan mengganti crew nya. Pemberitahuan itu diberikan secepatcepatnya 1 minggu sebelum pergantian crew. Mengenai saran kepada PT. Baruna Pasifik Raya dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada costumer, termasuk respontif dalam menanggapi kebutuhan, masukan mereka dan perusahaan tetap menjalankan etika bisnis yang tinggi dalam setiap proses kegiatan operasional sehingga terjaga integritas dan reputasi perusahaan tetap baik di mata costumer.
References
Aguw Randy Y.C., 2013, Tanggung Jawab Syahbandar Dalam Keselamatan Pelayaran Ditinjau Dari UU Pelayaran No.17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran. Jurnal Hukum, Vol.I No.1, Hal 45-56
Basri, M. (2020). Proses Sign On dan Sign Off Crew Kapal: Perspektif Praktik di Pelabuhan
Indonesia. Jakarta: Mitra Maritim Press.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. (2018). Petunjuk Teknis Penyijilan Awak Kapal di
Pelabuhan. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Fakhrian Tangguh Pratama, 2017, NIT: 50135084 K “Optimalisasi Aplikasi B-path Guna Menunjang Ketepatan Waktu Sign On dan Dan Sign Off Crew Rolling Plan Di PT. Berlian Laju Tanker, Tbk”.
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Donnely, J. H. (2012). Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses. (Terjemahan) Edisi Delapan. Jakarta: Binarupa Aksara.
Henryadi, Tricahyadinata, I.,Zannati, R. (2019). Metode Penelitian: Pedoman Penelitian Bisnis dan Akademik. Jakarta: Lembaga Pengembangan Manajemen dan Publikasi Imperium (LPMP Imperium).
Haryono, B. (2021). Manajemen keagenan kapal dalam proses pergantian awak (sign
on/off). Jurnal Transportasi Laut, 12(2), 55–64.
James Evans, William Lindsay. (2011). Six Sigma An Introduction To Six Sigma And Process Improvement.
International Labour Organization (ILO). (2006). Maritime Labour Convention (MLC), 2006.
Geneva: ILO.
International Maritime Organization (IMO). (2019). Guidelines on Seafarer Recruitment and
Placement Services. London: IMO Publishing.
Kurniawan, A. (2022). Peran ship agent dalam sign on dan sign off crew kapal asing di
Indonesia. Jurnal Maritim Nusantara, 4(1), 77–85.
Lloyd’s Register. (2017). Crew Management and Certification Handbook. London: Lloyd’s
Register Group.
Majid, R. (2019). Administrasi kepelautan dan tata laksana pergantian awak kapal. Jurnal
Ilmu Administrasi Maritim, 5(3), 89–98.
Muri Yusuf. 2014. “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan”. Jakarta : prenadamedia group.
Mulyadi, S. (2020). Aspek hukum dalam pergantian awak kapal (sign on/off) di pelabuhan
internasional. Jurnal Hukum Maritim, 2(1), 45–56.
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. PM 84 Tahun 2013 tentang
Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal.
Priyono, D. (2021). Analisis manajemen pergantian awak kapal pada perusahaan keagenan.
Jurnal Logistik dan Transportasi Laut, 6(2), 102–112.
Samudra, T. (2018). Hukum Pelayaran dan Kepelautan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Syafruddin, H. (2022). Faktor-faktor penghambat penyijilan crew kapal di pelabuhan. Jurnal
Manajemen Maritim, 3(2), 61–70.
UNCTAD. (2020). Review of Maritime Transport 2020. Geneva: United Nations.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jamri Jamri, Firdaus Suwestian, Irnita Rosaria santi, Andri Ali Wardhana, Marianus George Gifta , Hadiansyah Hadiansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








